Ikhtisar Istri Kedua SCTV Hari Ini Senin 14 September 2020

Ikhtisar Istri Kedua SCTV Hari Ini Senin 14 September 2020

Ikhtisar Istri Kedua SCTV Hari Ini Senin 14 September 2020

TABLOIDBINTANG. COM –┬áSinopsis Istri Kedua SCTV Hari Itu Senin 14 September 2020

Mobil Arsa berhenti tak jauh dari rel kereta. Arsa tanya Shakila mau bukti kan? Bukti kalau Arsa masih kasmaran Shakila dan mau berkorban apa pun demi Shakila? Shakila sejumlah percuma karena dia sudah enggak percaya.

Galuh medium turun dari taksi karena taksinya mogok. Galuh jalan sambil coba cari taksi lain. Pas sedang jalan, Galuh melihat ada wujud perempuan lari dan dikejar 2 laki-laki.

Luna masih berlari ketakutan. Dia lalu ambil dua buah sundal yang agak besar, Luna pungut kemudian lempar batu itu ke arah sopir dan kenek. Kenek terkena lemparan batu tepat dalam kepalanya dan langsung merintih kesakitan.

Mobil Arsa berehat di rel kereta. Shakila mohon Arsa jangan lakuin hal teledor. Shakila tampak ternyata kereta sinar dari kejauhan sudah muncul. Arsa tak mau bergeming sebelum Shakila cabut tuntutan cerai.

Sementara itu, Galuh dan Luna terus lari tanpa melihat ke belakang. Sesekali Luna merasa enggak kuat dan berhenti sejenak, tapi Galuh buru-buru memapah Luna untuk kembali berlari.

Galuh terlihat lega karena yang pegari adalah Arsa. Sementara Luna menentang Arsa dengan haru. Terlebih era Arsa berlari mendekatinya dan langsung memeluknya.

Shakila bersandar di sebelah Arsa, sementara Galuh duduk di belakang, sebelah Luna yang masih tak sadarkan muncul. Dari spion tengah, Arsa tahu Luna dengan penuh rasa syukur ternyata Luna masih hidup.

Sementara itu, Angga perdana saja pulang ke rumahnya dan makin penasaran tentang keberadaan Luna. Sudah berkali-kali dia cari dalam kampung itu tapi tak serupa ketemu. Padahal dia yakin seluruhnya.

Di sisi asing, ternyata Sandra tiba di rumah Angga. Saat akan masuk, Sandra malah mendengar obrolan Angga dengan bossnya itu. Sandra sengaja pasif dulu untuk mendengarkan lebih tinggi.

Sementara itu, Shakila, Arsa, Luna, dan Galuh segar saja tiba di rumah. Arsa, Shakila, dan Galuh keluar sejak mobil. Dengan kondisi lemah, Shakila berniat membukakan pintu Luna. Tapi dengan sigap, Galuh mendahului Shakila.