Era Puasa, Test PCR serta Rapid Antigen Tetap Diperbolehkan

Era Puasa, Test PCR serta Rapid Antigen Tetap Diperbolehkan

TABLOIDBINTANG. COM –┬áTest Swab dan Rapid Antigen tidak membatalkan puasa. Ketentuan ini tertuang di dalam Fatwa MUI Nomor 23 Tahun 2021 tentang Hukum Tes Swab untuk Deteksi COVID-19 saat Berpuasa, dengan ditetapkan pada 7 April 2021.

”MUI telah mengeluarkan Fatwa kalau test swab maupun antigen tidak membatalkan ibadah puasa. Kegiatan ini tetap diperbolehkan, ” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi pada Senin (12/4).

Sebelumnya MUI juga menyatakan kalau vaksinasi diperbolehkan saat puasa. Sejalan dengan fatwa itu, kegiatan vaksinasi tetap berjalan untuk memberikan perlindungan pada masyarakat.

Secara teknis, pelaksanaan vaksinasi dalam Bulan Ramadhan sama secara vaksinasi yang saat itu telah berjalan. Hanya selalu waktunya diatur, yakni terang dan malam hari. Penyuntikan juga harus melihat iklim dari sasaran.

”Proses vaksinasi kita kerjakan siang hari, dan dapat juga kita lakukan di dalam malam hari selama tidak menganggu ibadah di bulan ramadhan. Kami mendorong kerja sama pengurus masjid dengan Puskesmas dan perangkat desa untuk menetapkan jadwal vaksinasi, ” tutur Nadia.

Masih dalam situasi pandemi Covid-19, Nadia mengimbau kepada masyarakat tetap peraturan menerapkan protokol kesehatan mengikuti mengurangi mobilitas keluar panti.

Saat shalat tarawih dan tadarus dalam masjid, jemaah maupun pengurus harus melaksanakan protokol kesehatan seperti memakai masker, mendatangkan peralatan sholat sendiri, melestarikan jarak serta menghindari kerumunan guna menghindari risiko penularan Covid-19.

Tulisan ini diambil dari laman kemkes. go. id.